Deneva Class | SEGENGGAM ILMU

Pages

Rabu, 11 Maret 2015

Apa itu Voyager 2? Pesawat Antariksa Pengamat Planet Terluar


Voyager 2
Voyager 2 merupakan pesawat ruang angkasa tak berawak yang dikirim untuk mengunjungi planet-planet terluar tata surya.Voyager 2 merupakan satu-satunya pesawat ruang angkasa yang berhasil menyelesaikan Planetary Grand Tour atau mengunjungi sekaligus Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus yang hanya mungkin dilakukan sekali setiap 176 tahun.
Keberhasilannya mengunjungi semua planet luar membuat Voyager 2 sering disebut sebagai wahana penjelajah ruang angkasa paling produktif.Gambar-gambar planet terluar yang muncul di buku, majalah, dan internet, sebagian besar menggunakan gambar yang diambil oleh Voyager 2, terutama untuk Uranus dan Neptunus.
Saat ini, Voyager 2 berada pada jarak sekitar dua kali jarak matahari-pluto atau sekira 83,5 AU (1 AU = jarak bumi-matahari).
Wahana ini terus menjauh dari matahari dengan jarak 3 AU per tahun, dan memiliki cukup kecepatan untuk melepaskan diri dari gravitasi tata surya.
Berbeda dengan mitranya, Voyager 1, yang diluncurkan satu bulan kemudian tetapi secara signifikan lebih jauh, Voyager 2 belum berada di luar daerah di mana angin matahari adalah kekuatan utama dalam dinamika partikel debu yang dikenal sebagai heliosphere.
Masa hidup Voyager 2 diperkirakan sampai tahun 2020. Pada saat itu, sumber tenaga wahana ini yaitu generator termal radioisotop akan kehabisan daya.Diluncurkan pada tanggal 20 Agustus 1977 dari Cape Canaveral, Florida, Voyager 2 membutuhkan waktu kurang dari dua tahun untuk mencapai Jupiter.
Wahan ini melintas paling dekat dengan Jupiter pada tanggal 9 Juli 1979 dan berhasil membuat pengamatan pertama dari aktivitas vulkanik pada salah satu bulan Jupiter, Io.
Aktivitas vulkanik yang berhasil diamati dari Io meliputi sembilan letusan gunung berapi yang melemparkan material berkecepatan 1 km/detik dengan ketinggian hingga 300 kilometer.
Semburan material vulkanik ini begitu cepat dan jauh sehingga sebagian diantaranya dapat melepaskan diri dari gravitasi Io sehingga memunculkan magma mengambang di seluruh sistem Jovian.
Menggunakan bantuan gravitasi Jupiter, Voyager 2 melanjutkan perjalanan ke Saturnus, menemukan beberapa bulan baru, kemudian ke Uranus dan Neptunus, yang juga menemukan bulan baru, serta berhasil mengambil pengukuran akurat atas suhu dan kecepatan awan-puncak di planet-planet tersebut.[]

Apa itu Sabuk Kuiper? Fakta, Informasi & Objek Anggotanya


Sabuk Kuiper (Kuiper belt)
Sabuk Kuiper (Kuiper belt) merupakan wilayah tata surya setelah orbit Neptunus.Wilayah sabuk Kuiper membentang dari sekitar 30 Satuan Astronomi (AU) atau 30 kali jarak bumi-matahari, hingga sekitar 50 AU.
Sabuk Kuiper adalah tempat bagi ratusan orbit Kuiper belt objects (KBO) atau objek sabuk Kuiper. Salah satu KBO yang paling dikenal adalah planet katai Pluto.Charon, yang bisa dianggap sebagai bulan Pluto atau bagian dari sistem planet katai ganda dengan Pluto, juga termasuk KBO.
Bulan Neptunus, Triton, diyakini dulunya adalah KBO yang kemudian terperangkap oleh gravitasi Neptunus.
Astronom Frederick C. Leonard dan Kenneth E. Edgeworth adalah di antara ilmuwan pertama yang mengajukan hipotesis tentang keberadaan apa yang kemudian dikenal sebagai sabuk Kuiper, pada tahun 1930 dan 1943.
Gerard Kuiper adalah ilmuwan yang kemudian mempopulerkan teori ini. Pada tahun 1951, Kuiper menyatakan bahwa komet periode pendek atau yang mengorbit matahari dalam waktu kurang dari 200 tahun, berasal dari wilayah sabuk Kuiper.
Wilayah ini mendapatkan namanya seperti sekarang pada tahun 1992, ketika KBO pertama setelah Pluto dan Charon ditemukan.KBO memiliki ukuran dan bentuk beragam. Kebanyakan diyakini tersusun dari batu dan es dalam proporsi yang bervariasi. Pluto adalah KBO terbesar dengan diameter 2.320 km.
Objek sabuk Kuiper diklasifikasikan menjadi dua kelompok besar yaitu KBO klasik dan KBO resonansi.
KBO klasik memiliki orbit yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh oleh orbit planet Neptunus, sementara KBO resonansi memiliki orbit yang beresonansi dengan Neptunus.
Hingga saat ini ditemukan bahwa sekitar tiga-perempat KBO termasuk dalam KBO klasik.
KBO resonansi menempati rentang resonansi tertentu. Misal, resonansi 2:3 berarti KBO mengorbit dua kali untuk setiap tiga orbit Neptunus atau sekitar 39,4 AU. Sedangkan resonansi 1:2 berarti sekitar 47,7 AU.
Kebanyakan KBO klasik menempati daerah antara dua resonansi tersebut.
KBO resonansi 2:3 disebut plutinos sedangkan KBO resonansi 1:2 disebut twotinos.
Perlu diingat bahwa terdapat pula KBO yang berada di luar kedua resonansi tersebut.[]

Apa itu Planet Katai? Definisi & 5 Benda Angkasa Anggotanya


Planet katai
Planet katai atau planet kerdil (dwarf planet) adalah kategori baru benda angkasa yang ditetapkan oleh International Astronomers Union pada tahun 2006.Planet katai merupakan benda angkasa berukuran cukup besar sehingga berbentuk seperti bola, mengorbit matahari, namun bukan merupakan satelit.
Faktor penting yang membedakan planet dengan planet katai adalah bahwa planet harus mampu membersihkan wilayah orbitnya dari puing-puing dan objek lainnya, dimana planet katai tidak mampu melakukannya.Ketika kategori planet katai ditetapkan, lima benda angkasa segera diklasifikasikan ke dalamnya yaitu Ceres, asteroid terbesar; Pluto, yang berada di sabuk Kuiper, diturunkan statusnya dari planet; Eris, sebuah objek amat jauh dengan orbit melampaui Pluto; Makemake, dengan diameter dua-pertiga Pluto; dan Haumea, terletak di luar orbit Neptunus dengan massa sepertiga Pluto.
Penemuan Eris adalah satu satu pendorong International Astronomers Union untuk mendefinisikan ulang istilah “planet.”
Meskipun bernama “planet katai”, objek ini tidak dianggap sebagai bagian dari planet, melainkan termasuk dalam kategori yang berbeda sama sekali.Objek yang berukuran lebih kecil dari planet katai dan tidak berbentuk bulat disebut sebagai benda tata surya kecil yang mencakup komet dan asteroid.
Meskipun baru tiga planet katai yang diakui, astronom menduga terdapat setidaknya 200 objek lain yang tersebar di pelosok tata surya.
Terdapat banyak calon potensial planet kerdil yang harus dipelajari lebih detail untuk mengkonfirmasi status mereka.
Agar bisa berbentuk seperti bola, suatu benda angkasa harus memiliki diameter minimal 400 km.
Terdapat banyak objek trans-Neptunus dengan diameter lebih besar dari 400 km, diantaranya adalah Varuna, Orcus, Ixion, Quaoar, dan beberapa lainnya.
Meskipun diameter objek tersebut bisa diperkirakan, namun lebih sulit untuk memperkirakan apakah mereka berbentuk bola atau tidak.
Letak yang amat jauh dan ukuran yang relatif kecil berarti dibutuhkan teleskop kuat untuk mengetahui bentuk berbagai objek tersebut.
Terdapat pula beberapa asteroid besar yang berpotensi menjadi planet katai seperti Vesta, Pallas, dan Hygiea, yang merupakan asteroid terbesar kedua, ketiga, dan keempat setelah Ceres.[]

Apa itu Pioneer 11? Kisah Misi Pengorbit Pertama Saturnus


Pioneer 11
Pioneer 11 adalah pesawat luar angkasa tanpa awak dan merupakan yang kedua yang berhasil melintasi sabuk asteroid dan mengunjungi Jupiter serta bulan-bulannya.Berbeda dengan pendahulunya, Pioneer 10, Pioneer 11 juga berhasil mengunjungi Saturnus menggunakan bantuan gravitasi Jupiter.
Wahana luar angkasa ini kemudian keluar tata surya menuju ke arah rasi Aquila (The Eagle) dan akan melintasi salah satu bintang di rasi tersebut dalam waktu sekitar empat juta tahun.Pioneer 11 diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, AS, pada 6 April 1973, sebulan setelah peluncuran Pioneer 10.
Meskipun awalnya ditujukan hanya untuk mengunjungi Jupiter, Pioneer 11 diarahkan untuk juga mengunjungi Saturnus.
Pioneer 11 membawa plakat (prasasti) yang diperuntukkan bagi makhluk asing yang mungkin menemukannya, berisi keterangan yang antara lain menunjukkan bahwa wahana ini meninggalkan tata surya dengan bantuan gravitasi Jupiter.
Karena adanya perubahan misi untuk juga mengunjungi Saturnus, keterangan ini menjadi tidak valid lagi.Pada 4 Desember 1974, satu setengah tahun setelah peluncurannya, Pioneer 11 melintas pada jarak 34.000 km dari puncak awan Jupiter, mengambil gambar fantastis Great Red Spot dan mengukur massa bulan Callisto.
Pioneer 11 lantas melanjutkan perjalanan ke Saturnus dan pada tanggal 1 September 1979 dan berhasil melintas pada 21.000 km dari puncak awan Saturnus.
Sebagai wahana pertama yang mengorbit Saturnus, Pioneer 11 melakukan pengukuran kepadatan partikel cincin untuk memastikan apakah zona ini aman untuk dikunjungi wahana lain, Voyager, yang sudah meninggalkan Jupiter dan sedang menuju Saturnus.
Pioneer 11 lantas melaporkan bahwa debu pada cincin Saturnus ternyata tipis saja sehingga tidak akan merusak pesawat ruang angkasa yang melintas.
Selama kunjungan ke sistem Saturnus, Pioneer 11 hampir bertabrakan dengan bulan berukuran kecil, Epimetheus, yang keberadaannya sudah diperkirakan namun belum berhasil dikonfirmasi.
Pioneer 11 juga melaporkan bahwa bulan Saturnus, Titan, terlalu dingin sehingga tidak memungkinkan adanya kehidupan.[]

Apakah Galileo? Pesawat Antariksa Pengamat Jupiter & Bulannya


Galileo pesawat Jupiter
Pesawat ruang angkasa Galileo, juga dikenal sebagai pengorbit Galileo, merupakan wahana penjelajah ruang angkasa tak berawak yang dikirim untuk mempelajari Jupiter dan bulan-bulannya.Wahana ini dinamakan sesuai dengan Galileo Galilei, seorang astronom Italia pada masa Renaissance yang menggunakan salah satu versi teleskop awal untuk mengamati bulan yang mengorbit Jupiter.
Galileo, sebuah misi yang disponsori NASA, dibangun oleh Jet Propulsion Laboratory.Galileo ditenagai oleh dua radioisotope thermoelectric generators (RTG) yang menggunakan prinsip peluruhan radioaktif plutonium-238.
Galileo diluncurkan pada tanggal 18 Oktober 1989 dari orbit bumi dengan bantuan Pesawat Ulang Alik Atlantis.
Wahana ini lantas menggunakan bantuan gravitasi Venus dan Bumi untuk meluncurkan diri ke arah Jupiter.
Pada tahun 1993, Galileo menemukan bulan asteroid pertama, Dactyl, yang mengorbit asteroid Ida.
Ilmuwan planet telah menduga keberadaan bulan asteroid, namun belum bisa mengkonfirmasi keberadaannya sebelum diamati langsung oleh Galileo.
Galileo tiba di Jupiter pada tanggal 7 Desember 1995 dan menjadi yang pertama mengorbit planet raksasa ini, alih-alih hanya melintas, sehingga memungkinkannya untuk melakukan pengamatan lebih rinci.
Misi utama Galileo adalah mempelajari Jupiter selama dua tahun yang kemudian diperpanjang hingga enam tahun.Pada sebagain besar misinya, Galileo mengorbit Jupiter dalam lintasan elips memanjang.
Menjelang akhir misi, wahana ini melintas amat dekat dengan bulan Jupiter, Io dan Europa.
Pada tanggal 15 Oktober 2001, Galileo melintas pada jarak sekitar 180 km dan menjadi pesawat ruang angkasa terdekat yang mengunjungi objek antariksa tanpa melakukan pendaratan.
Melintas pada jarak yang dekat membuat Galileo mampu mengamati aliran lava di Io dari dekat serta membuat ilmuwan menduga terdapat lautan asin di bawah permukaan Europa.
Galileo juga berhasil mengirim probe (pengamat) pertama yang pernah memasuki atmosfer Jupiter. Galileo Probe Descent Modul memiliki berat 339 kg dengan diameter 1,3 meter. Setengah dari massanya merupakan perisai panas.
Setelah memasuki atmosfer Jupiter, probe ini berhasil mengirimkan data selama sekitar 58 menit, sebelum akhirnya hancur seperti kaleng soda akibat tekanan atmosfer Jupiter yang begitu kuat.
Kondisi ini mirip dengan yang terjadi pada Venera saat mengunjungi Venus dua puluh tahun sebelumnya.
Tanggal 21 September 2003, setelah 14 tahun melayani, Galileo dikeluarkan dari orbit Jupiter dengan kecepatan hampir 50 kilometer per detik untuk mencegah kontaminasi pada bulan terdekat dengan bakteri Terran.[]

Apa itu Cassini? Kisah Wahana Pengamat Saturnus & Bulannya


Cassini
Cassini merupakan pesawat ruang angkasa tak berawak pertama yang dirancang khusus untuk mengeksplorasi Saturnus, sekaligus yang pertama berhasil mengorbit planet raksasa ini.Cassini membawa wahana pendaratan (probe), Huygens, yang dirancang untuk mendarat serta menyelidiki bulan terbesar Saturnus, Titan.
Cassini membawa dua belas instrumen ilmiah serta antena high-bandwidth untuk berkomunikasi dengan bumi. Wahana ini ditenagai dengan radioisotope thermal generator (RTG) yang berfungsi menghasilkan tenaga listrik.Cassini diluncurkan dari Cape Canaveral pada tanggal 15 Oktober 1997 menggunakan kendaraan peluncur Titan IV/Centaur.
Cassini merupakan wahana antarplanet terbesar kedua yang pernah diluncurkan. Lintasan berenergi tinggi yang diperlukan untuk menuju Saturnus membuat wahana ini membutuhkan dorongan gravitasi besar agar bisa mencapai tujuan tanpa perlu mengkonsumsi terlalu banyak bahan bakar.
Cassini membuat dua penerbangan melintas Venus, satu melintas Bumi, dan satu melintas Jupiter sebelum memasuki orbit Saturnus pada 1 Juli 2004.
Setelah berada di orbit sekitar Saturnus, Cassini bermanuver menggunakan dorongan roket dan terbang melintasi bulan-bulan Saturnus, terutama Titan.Pada tanggal 25 Desember 2004, Cassini melepaskan wahana penyelidikan Huygens ke Titan, untuk mendarat di permukaannya dan selanjutnya melakukan penelitian.
Sejak itu, Cassini terus melakukan penyelidikan terhadap Saturnus, bulan-bulannya (terutama Titan dan Enceladus), dan sistem cincin yang dimilikinya.
Empat bulan baru milik Saturnus juga berhasil ditemukan oleh Cassini. Bulan-bulan tersebut berukuran terlalu kecil sehingga tidak bisa diamati dari bumi.
Cassini membawa dua belas instrumen ilmiah termasuk kamera visual resolusi tinggi yang berhasil mengirimkan ribuan gambar Saturnus dan sekitarnya ke bumi.
Kamera inframerah yang dibawanya digunakan mengukur suhu berbagai objek dan dipakai untuk melihat menembus kabut Titan untuk memetakan permukaannya.
Instrumen radar yang turut dibawa digunakan untuk mengkonfirmasi keberadaan danau cairan di Titan dan digunakan untuk memetakan struktur sistem cincin Saturnus.
Cassini juga memiliki beberapa detektor untuk mengukur kekuatan medan magnet. Defleksi dalam medan magnet lokal Enceladus digunakan untuk mengkonfirmasi bahwa bulan saturnus ini memiliki atmosfer yang terutama terdiri dari uap air.[]

Apa itu Triton? Fakta & Informasi Bulan Terbesar Neptunus


Triton Bulan Neptunus
Triton adalah bulan terbesar planet Neptunus dan dikenal memiliki permukaan terdingin di tata surya, yaitu sekitar 34,5 K.Diyakini bahwa Triton awalnya adalah objek sabuk Kuiper yang terperangkap oleh gravitasi Neptunus.
Sabuk Kuiper adalah sabuk asteroid kedua yang berada di luar orbit Neptunus. Pluto dan Eris merupakan contoh dari objek sabuk Kuiper.Pada tanggal 25 Agustus 1989, pesawat ruang angkasa Voyager 2 melintas dekat Neptunus dan berhasil mengambil gambar resolusi tinggi dari Triton.
Ini adalah salah satu foto resolusi tinggi benda tata surya yang berhasil diambil, dan akan tetap demikian sampai pesawat ruang angkasa New Horizons mencapai Pluto pada tahun 2015.
Triton juga mungkin menjadi satu-satunya obyek sabuk Kuiper yang berhasil difoto pada resolusi ini hingga tahun 2015.
Triton memiliki diameter 2.700 km atau sekitar 78% ukuran bulan. Triton merupakan salah satu dari “tujuh besar” satelit di tata surya, bersama Ganymede dan satelit besar lainnya.Satelit ini memiliki orbit retrograde, yang berarti mengorbit “dengan arah yang salah,” sehingga membuatnya diduga kuat sebagai objek sabuk Kuiper yang terperangkap.
Neptunus memiliki satelit lebih sedikit dibandingkan dengan planet gas raksasa lainnya.
Triton memiliki permukaan khas yang mirip melon dan terdiri dari es kotor dan dingin.
Triton serupa dalam hal ukuran dan komposisi dengan Pluto, dengan warna terang dan tidak terlalu banyak terdapat kawah.
Objek tata surya ini mungkin terbentuk sangat jauh dari matahari. Permukaannya memiliki berbagai pegunungan, yang tercipta selama siklus pencairan dan pembekuan bergantian.
Triton memiliki es di kutubnya. Permukaannya nampak sangat terang karena memantulkan 60-95% cahaya yang mengenainya, dibandingkan dengan bulan yang hanya memantulkan 10% cahaya.
Jika semisal Triton menggantikan bulan, makan malam hari akan sepuluh kali lebih terang dibandingkan sekarang![]

Apa itu Heliosphere? Fakta tentang Ruang Angin Matahari


Heliosphere
Heliosphere adalah gelembung besar dalam ruang angkasa yang terbentuk atau terpengaruh oleh angin matahari (solar wind).Di pinggiran heliosphere, angin surya bertabrakan dengan gas dari medium antarbintang (interstellar medium) dan tidak lagi menjadi penentu cuaca ruang angkasa yang dominan.
Heliosphere berukuran besar dengan batasnya terdekat sekitar 100 AU (1 AU = jarak bumi-matahari) dan batas terjauh 200-300 AU.Heliosphere berbentuk elips, seperti ekor komet, karena pergerakan cepat matahari melalui medium antarbintang saat mengorbit pusat galaksi.
Angin matahari adalah aliran kontinu partikel bermuatan, sebagian besar merupakan elektron dan proton bebas, yang terlepas dari matahari dengan kecepatan 400-700 km/detik (sekitar 1,6 juta km/jam).
Partikel bermuatan yang dipancarkan mencapai 6,7 miliar ton per jam. Sementara terdengar amat banyak, namun kuantitas sebanyak ini dipancarkan ke seluruh penjuru ruang angkasa yang juga amat luas.
Selain angin matahari, heliosphere juga dipengaruhi oleh medan magnet matahari yang merentang hingga setidaknya 100 AU.Heliosphere juga memiliki struktur lain. Misalnya, terdapat apa yang disebut “termination shock” atau batas sekitar 70-90 AU dari matahari di mana kecepatan angin matahari berubah dari supersonik ke subsonik.
Batas ini pernah dilintasi oleh pesawat ruang angkasa Voyager II pada tahun 2007. Sebenarnya, wahana tersebut melewati termination shock lima kali karena batasnya tidak tetap akibat fluktuasi output matahari, termasuk jilatan api matahari (solar flare).
Di ruang angkasa, kecepatan suara lebih cepat daripada di bumi (sekitar 100 km/detik), sehingga angin matahari masih bergerak cepat pada jarak ini, meskipun tidak lagi melampaui kecepatan suara.
Lebih jauh dari termination shock adalah heliopause, di mana partikel bermuatan dari angin matahari bertabrakan dengan partikel medium antarbintang. Pada zona ini, angin matahari tidak lagi memberi efek pada medium antarbintang.
Pesawat ruang angkasa tanpa awak Interstellar Boundary Explorer diluncurkan pada tahun 2008 dan memiliki misi meneliti perbatasan antar bintang ini.[]

Apa itu Angin Matahari? Fakta & Efeknya pada Tata Surya


Angin matahari (solar wind)

Angin matahari (solar wind) adalah partikel bermuatan yang mengalir keluar dari matahari serta bintang lainnya, ke segala arah.
Angin matahari sebagian besar terdiri dari proton dan elektron bebas (plasma) dengan energi sekitar 1 keV (kilo-elektron-volt).
Energi sejumlah itu sebenarnya cukup besar, tapi angin matahari biasanya tidak berbahaya karena kepadatannya yang rendah.Angin matahari memancar keluar hingga jarak sekitar 100 AU (1 AU = jarak bumi-matahari), atau sekitar tiga kali jarak matahari dengan Neptunus.
Pada batas terluar pengaruhnya, angin matahari bertabrakan dengan medium antarbintang. Wilayah di mana angin matahari dominan dikenal sebagai heliosphere.
Belum diketahui sepenuhnya bagaimana angin matahari lolos dari matahari dan melakukan perjalanan ke luar.
Diduga, hal ini sebagian disebabkan oleh suhu yang sangat tinggi dari korona, lapisan tertinggi atmosfer matahari, yang berkisar antara 1 hingga 3 juta Kelvin dengan sesekali mencapai 10 juta Kelvin.
Bagaimana Korona memiliki temperatur amat tinggi masih menjadi pertanyaan lain yang belum terpecahkan.
Saat terpancar, angin matahari memiliki kecepatan antara 400 hingga 700 km/detik. Bahkan dengan mempertimbangkan suhu tinggi korona, partikel-partikel ini harus mendapatkan tambahan energi kinetik dari suatu tempat untuk bisa mencapai kecepatan sebesar itu.
Medan magnet yang dihasilkan oleh elektron bebas diduga berkontribusi pada percepatan proton menjauhi matahari.Angin matahari adalah faktor penyebab berbagai fenomena yang terlihat di bumi, termasuk aurora, badai geomagnetik (dalam kasus parah dapat merusak jaringan listrik dan membahayakan astronot), serta ekor plasma komet.
Matahari memancarkan sekitar 6,7 miliar ton per jam angin matahari, terdengar seperti banyak, namun menjadi tidak signifikan ketika tersebar di ruang angkasa yang begitu luas.
Ini berarti bahwa setelah 150 juta tahun, matahari akan memancarkan angin matahari seukuran massa bumi.
Sepanjang masa hidupnya selama 4,57 milyar tahun, matahari hanya kehilangan 0,01% massanya akibat dipancarkan menjadi angin matahari.
Bintang lainnya, terutama Wolf-Rayet, kehilangan lebih banyak massa akibat dipancarkan sebagai angin matahari.
Sementara matahari membutuhkan 50 triliun tahun untuk kehilangan semua massanya melalui angin matahari, bintang Wolf-Rayet hanya membutuhkan sekitar 100.000 tahun.
Pengaruh angin matahari mulai menurun di “terminatioan shock” atau sekitar 75 AU dari matahari, di mana kecepatannya menurun dari supersonik ke subsonik.
Pesawat ruang angkasa Voyager 1 berhasil mencapai shock terminasi pada tanggal 23-24 Mei 2005.
Data yang dikirim ke bumi memberi gambaran lebih baik pada ilmuwan tentang perubahan dinamika setelah angin matahari tidak lagi memberi pengaruh utama pada lingkungannya.[]

Apakah Enceladus? Simak Fakta Bulan Terbesar Keenam Saturnus


Enceladus-Bulan Saturnus
Enceladus adalah bulan keenam terbesar milik Saturnus.Enceladus memiliki albedo sebesar 100%, yang berarti memantulkan hampir semua cahaya yang mengenainya sehingga permukaannya tampak berwarna putih dengan formasi strip biru.
Beberapa fotografi ruang angkasa paling fantastis berfokus pada Enceladus yang berada di antara cincin Saturnus.Enceladus mendapatkan namanya dari nama seorang Titan dalam mitologi Yunani.
Enceladus berukuran kecil dengan diameter sekitar 504 km. Ukuran yang kecil membuatnya berbentuk tidak sebulat objek ruang angkasa lain yang berukuran lebih besar.
Sampai pesawat ruang angkasa Voyager 1 dan Voyager 2 berhasil terbang melintasi Saturnus, sangat sedikit yang diketahui tentang Enceladus karena hanya muncul sebagai titik pada teleskop paling kuat.
Gambar dan pengukuran yang berhasil diambil oleh kedua wahana tanpa awak tersebut memberi ilmuwan lebih banyak informasi tentang Enceladus serta bulan Saturnus lainnya.
Enceladus memiliki bagian permukaan yang hampir tidak memiliki kawah. Benda antariksa ini memiliki geografi permukaan dengan usia sangat beragam, dengan beberapa daerah masih berusia muda atau sekitar 100 juta tahun.Enceladus secara geologis cukup aktif, sebagaimana ditemukan oleh pesawat ruang angkasa Cassini yang mengeksplorasi Saturnus dan bulan-bulannya pada awal hingga pertengahan tahun 2000-an.
Segumpal air juga teramati dengan panas memancar keluar serta bagian kutub selatan yang memiliki sedikit kawah.
Enceladus kemungkinan menjadi sumber utama partikel pada cincin terluar Saturnus, atau cincin E yang nampak berdebu dan samar.
Debu ini mungkin berasal dari aktivitas cryovolcanic di Enceladus. Karena kecepatan untuk melepaskan diri dari gravitasi Enceladus hanya 866 km/jam, sebagian debu ini terlepas ke ruang angkasa saat terjadi letusan berkekuatan besar.
Enceladus memiliki banyak fitur tektonik yang awalnya ditemukan oleh Voyager 2, termasuk pegunungan, lembah, dan parit.
Beberapa lembah yang ditemukan ada yang memiliki panjang sampai 200 km, lebar 5-10 km, dengan kedalaman 1 km.[]

Apakah Iapetus? Inilah Fakta Bulan Terbesar Ketiga Saturnus


Iapetus Bulan Saturnus
Iapetus adalah bulan ketiga terbesar Saturnus, setelah Titan dan Rhea.Iapetus memiliki diameter 1.500 km atau sedikit lebih kecil dari bulan bumi dengan diameter 1.737 km.
Iapetus memiliki berbagai keanehan fisik yang membuatnya lebih menarik dibandingkan bulan berbatu biasa.Keanehan fisik yang paling menonjol adalah Iapetus memiliki dua warna berbeda yaitu hitam dan putih yang membuatnya dijuluki bulan Yin-Yang.
Seperti banyak bulan lainnya, Iapetus adalah “tidally locked” yang berarti sisi sama selalu menghadap planet induknya.
Dalam gerakannya di sekitar Saturnus, Iapetus kadang nampak gelap namun di lain waktu terlihat terang akibat dua zona warna yang dimilikinya.
Hal ini pada awalnya menciptakan sedikit kebingungan bagi para astronom yang melihat Iapetus seakan berkedip terang gelap.
Namun, dua warna yang dimiliki Iapetus bukanlah satu-satunya keanehan. Pengamatan lebih dekat oleh pengorbit Cassini menunjukkan bahwa satelit ini memiliki semacam punggungan bukit (ridge) yang membentang mengikuti khatulistiwanya.
Dengan tinggi rata-rata 13 km, punggungan ini membentang lebih dari 200 km, dengan puncak tertinggi mencapai ketinggian 20 km.Mengingat fakta bahwa puncak tertinggi di bulan hanya sekitar 7 km, punggungan Iapetus merupakan fenomena yang aneh.
Berbagai teori diajukan untuk menguraikan asal-usulnya, namun belum ada satu pun yang terkonfirmasi.
Iapetus diamati dari jarak dekat oleh pesawat ruang angkasa Cassini pada tanggal 10 September 2007, yang terbang pada ketinggian sekitar 1.640 km dari permukaannya dan mengambil gambar resolusi tinggi atas punggungan khatulistiwa dan zona terang gelap.
Iapetus merupakan salah satu satelit luar Saturnus, membuatnya tidak biasa karena berukuran besar. Satelit besar Saturnus lainnya terletak jauh lebih dekat (lebih dalam) dengan planet ini.
Iapetus juga memiliki orbit yang sangat eksentrik, yaitu memotong cincin saturnus dari atas ke bawah.
Karena itu, Iapetus menjadi tempat pengamatan yang baik dimana cincin Saturnus akan terlihat jelas.
Bulan Saturnus lainnya mengorbit searah dengan cincin sehingga dari sana cincin tidak akan nampak terlalu jelas.[]

Fakta Satelit Jupiter: Berapakah Jumlah Bulan Jupiter?


Bulan Jupiter
Jupiter, planet terbesar di tata surya, diketahui setidaknya memiliki 63 bulan (satelit).Kelompok bulan paling terkenal dengan ukuran besar adalah Io, Europa, Ganymede, dan Callisto.
Keempat bulan tersebut dinamakan bulan Galilea karena ditemukan oleh astronom Italia, Galileo Galilei, pada tahun 1610 dengan teleskop versi awal.Pengamatan terhadap bulan Galilea memberi bukti penting bahwa benda langit bisa mengorbit sesuatu selain bumi, sehingga memberi pukulan ke teori heliosentris yang diyakini gereja pada waktu itu.
Pada tahun 1611, Galileo bahkan membawa teleskopnya ke Roma dan menunjukkan temuannya kepada filsuf dan matematikawan berpengaruh dari Jesuit Collegio Romano.
Meski demikian, ide dan temuan Galileo pada waktu itu dianggap radikal dan tidak sesuai dengan doktrin gereja sehingga membuatnya dikenakan tahanan rumah oleh Inkuisisi.
Sampai saat ini, ketika 63 bulan Jupiter sudah diketahui, bulan Galilea tetap paling banyak dipelajari dan menyita perhatian.
Terdapat Ganymede, dengan diameter 5262 km, membuatnya menjadi bulan terbesar di tata surya dengan ukuran bahkan sedikit lebih besar dari Merkurius.
Callisto, dikenal memiliki salah satu permukaan paling tua di tata surya dan dipenuhi dengan kawah dan permukaan yang menonjol.Europa, diduga menyimpan lautan es di bawah permukaannya sehingga menjadi tempat yang mungkin bisa menopang kehidupan.
Io, bulan berwarna kuning dengan bintik-bintik kawah yang penampilannya menyerupai pizza dikenal memiliki aktivitas vulkanik, sesuatu yang hanya ditemukan di bumi dan venus.
Gambar resolusi tinggi bulan-bulan Jupiter berhasil diambil oleh pesawat ruang angkasa Voyager yang terbang melintas diatasnya pada akhir tahun 1970an.
Voyager pula yang awalnya menemukan aktivitas vulkanik di Io dan berhasil menangkap gumpalan material vulkanik yang membumbung mencapai tinggi ratusan km.
Setelah penemuan oleh Galileo, bulan lain yaitu Amalthea, ditemukan pada tahun 1892. Amalthea memiliki diameter sekitar 250 km.
Antara tahun 1892 hingga 1975, delapan bulan tambahan ditemukan.
Ketika Voyager mengunjungi Jupiter, tiga bulan baru ditemukan, sehingga total menjadi 16.
Jumlah ini bertahan sampai tahun 1999. Sejak itu, 47 bulan tambahan telah ditemukan sehingga total bulan Jupiter menjadi 63.
Sebagian besar bulan ini berukuran sangat kecil, rata-rata berdiameter 3 km, dan memiliki orbit yang panjang dan eksentrik.
Banyak diantara satelit kecil Jupiter berbentuk tidak teratur dan diperkirakan merupakan asteroid yang terperangkap gravitasi planet raksasa ini.[]

Fakta Satelit Neptunus: Berapakah Jumlah Bulan Neptunus?


Neptunus
Neptunus atau planet terjauh dari matahari, setelah Pluto dikeluarkan dari jajaran planet, memiliki 13 bulan yang sudah diketahui.Bulan sejumlah ini merupakan setengah jumlah bulan milik Uranus, serta seperempat kepunyaan Jupiter dan Saturnus.
Untuk planet dengan massa besar, sekitar 17 kali lipat dari Bumi, Neptunus dianggap memiliki bulan yang relatif sedikit.Bulan-bulan Neptunus dari yang berukuran paling besar adalah Triton, Proteus, Nereid, Larissa, Galatea, Despina, Thalassa, Naiad, Halimede, Neso, Sao, Laomedeia, dan Psamathe.
Triton adalah bulan pertama yang ditemukan oleh William Lassell, yang juga menemukan satu bulan Saturnus dan dua bulan Uranus, pada tahun 1854.
Penemuan Triton terjadi 17 hari setelah penemuan Neptunus.
Baru sekitar seratus tahun kemudian, pada tahun 1949, bulan yang lain, Nereid, ditemukan.
Nama Nereid dan Triton diambil dari nama dewa laut, suatu tradisi penamaan yang digunakan pada bulan lainnya.
Aturan penamaan ini mengikuti fakta bahwa penamaan Neptunus diambil dari nama dewa Laut Romawi.
Sampai tahun 1989, hanya Triton dan Nereid yang diketahi. Enam bulan Neptunus lain ditemukan saat pesawat ruang angkasa Voyager 2 berhasil mengunjungi Neptunus.
Sedangkan lima bulan sisanya ditemukan dengan teleskop bumi pada tahun 2002 dan 2003.Neptunus hanya memiliki satu bulan berukuran cukup besar untuk berbentuk seperti bola yaitu Triton.
Dengan diameter 2700 km, Triton merupakan bulan ketujuh terbesar di Tata Surya, dengan ukuran 78% bulan bumi.
Triton memiliki karakteristik mirip dengan Pluto, dengan 25% terdiri dari es air dan sisanya merupakan material batuan.
Sebagai bulan besar di tata surya dengan orbit retrograde (“mundur”), Triton sering dianggap sebagai objek sabuk Kuiper yang tertangkap gravitasi Neptunus.
Sabuk Kuiper adalah sabuk asteroid terbesar kedua di tata surya yang terletak di luar orbit Neptunus.
Dengan suhu permukaan rata-rata 34 K, Triton juga dikenal sebagai objek tata surya yang memiliki suhu permukaan paling dingin.
Tidak seperti banyak bulan di tata surya, permukaan Triton memiliki sedikit kawah dengan kondisi geologis yang aktif.
Proteus, bulan terbesar kedua Neptunus dengan diameter 440 km, berbentuk seperti kubus dengan tepi bulat.
Meskipun berukuran relatif kecil, namun Proteus memiliki kepadatan yang amat tinggi.
Proteus juga dikenal sebagai salah satu permukaan paling gelap di tata surya, yang hanya memantulkan 6% cahaya yang mengenainya.[]

Fakta Satelit Saturnus: Berapakah Jumlah Bulan Saturnus?


Bulan Saturnus
Saturnus, planet kedua terbesar di tata surya dan keenam terjauh dari matahari, memiliki 60 bulan yang sudah diketahui.Jumlah ini hanya tiga lebih sedikit dibandingkan Jupiter yang memiliki 63 bulan.
Tujuh bulan Saturnus berukuran cukup besar dan berbentuk seperti bola. Mereka adalah Titan, Tethys, Dione, Rhea, Iapetus, Mimas, dan Enceladus.Lima bulan Saturnus ditemukan dalam abad pertama setelah penemuan teleskop.
Titan adalah bulan pertama yang ditemukan oleh astronom Belanda, Christiaan Huygens, pada tahun 1655.
Penemuan Titan diikuti oleh penemuan Tethys, Dione, Rhea, dan Iapetus antara tahun 1671 hingga 1684 oleh astronom Italia, Giovanni Cassini.
Sebuah pesawat ruang angkasa tanpa awak yang tiba di sistem Saturnus pada tahun 2004 bernama Cassini untuk menghormatinya.
Pada tahun 1789, Mimas dan Enceladus, bulan besar yang tersisa, ditemukan oleh William Hershel.
Sejak saat itu, 53 bulan tambahan telah ditemukan di sekitar Saturnus, melalui kombinasi penggunaan plat fotografi eksposur panjang, pesawat antariksa, dan teleskop modern.
Saturnus juga menjadi induk bagi setidaknya delapan “moonlets” dengan diameter beberapa ratus meter, dan diperkirakan terdapat ribuan lagi yang belum ditemukan.Saturnus dikelilingi oleh berbagai lapisan cincin yang terdiri dari debu dan batuan yang berukuran mulai dari nanometer hingga puluhan jika tidak ratusan meter.
Bulan Saturnus yang paling terkenal adalah Titan, yang memiliki diameter 5151 km, membuatnya sebagai bulan kedua terbesar di tata surya, hanya sedikit lebih kecil dari Ganymede, bulan milik Jupiter.
Titan berukuran cukup besar untuk mempertahankan atmosfernya sendiri, satu-satunya bulan di tata surya yang mampu melakukannya.
Atmosfer Titan terdiri dari dari hidrokarbon dan lebih padat dari atmosfer bumi.
Pada tahun 2004, pengorbit Cassini menjatuhkan wahana pengamat Huygens ke atmosfer Titan, yang menjadi wahana manusia pertama yang mendarat di salah satu bulan tata surya, selain bulan bumi.
Bulan lain Saturnus yang juga menarik adalah Iapetus, kadang-kadang disebut bulan “yin-yang”, karena memiliki dua sisi warna terang-gelap yang berbeda.
Iapetus juga memiliki punggungan tidak biasa yang mengelilingi ekuatornya, dengan tinggi mencapai 10 km.[]

Solar Flare: Dampak & Proses Terjadinya Jilatan Api Matahari


Solar Flare
Jilatan api matahari (solar flare) adalah lontaran massa dari permukaan matahari yang disebabkan oleh rekoneksi spontan garis medan magnet.Jilatan api matahari begitu dahsyat sehingga mampu membakar seluruh benua jika bumi berada dekat dengannya.
Fenomena ini menimbulkan bahaya bagi astronot karena partikel energik yang dilepaskan bisa terlempar hingga jarak jauh serta memiliki energi tinggi.Seperti beberapa peristiwa astronomi energik lainnya, jilatan api matahari melepaskan sejumlah besar energi di seluruh spektrum elektromagnetik, dari gelombang terpanjang (gelombang radio) hingga panjang gelombang terpendek (sinar gamma).
Jilatan api matahari cenderung terjadi di daerah aktif di seluruh bintik matahari (sunspots), dan frekuensi terjadinya sesuai dengan intensitas bintik matahari, berkisar antara seminggu sekali hingga beberapa kali per hari.
Peristiwa ini bisa berdampak besar hingga cukup kuat untuk mengganggu sementara radio komunikasi jarak jauh di bumi.
Peristiwa rekoneksi magnetik yang memberi kekuatan pada jilatan api matahari terjadi pada rentang waktu menit hingga puluhan menit.
Jilatan api matahari terkait dengan coronal mass ejections, jenis lain dari fenomena bintang (termasuk matahari) dimana sejumlah besar atmosfer matahari dilepaskan ke luar angkasa dengan kecepatan tinggi.
Dalam jilatan api matahari, elektron, proton, dan ion berat dipercepat hingga mendekati kecepatan cahaya.Bagi astronot yang sedang berada diluar atmosfer bumi dan tidak memakai perlindungan memadai, hal ini berarti akan berakibat kematian seketika.
Oleh karena itu, jilatan api matahari menjadi salah satu perhatian para ilmuwan untuk dapat memprediksinya secara lebih akurat.
Jilatan api matahari pertama diamati pada tahun 1856 sebagai jilatan terang di tepi bintik matahari.
Relatif dengan ukuran matahari, jilatan api matahari terlihat cukup kecil, tetapi relatif terhadap bumi dan planet-planet lainnya, ukuran jilatan api matahari menjadi signifikan.
Partikel energik yang dilepaskan oleh jilatan api matahari berkontribusi pada terjadinya aurora borealis dan aurora australis.
Jilatan api matahari menyebabkan pelepasan gelombang besar partikel yang dikenal sebagai badai proton yang berbahaya bagi astronot.
Beberapa dekade yang lalu, diyakini bahwa badai proton hanya memiliki kecepatan sekitar 8% kecepatan cahaya, sehingga secara teoritis memberikan kesempatan astronot selama dua jam untuk mencari perlindungan.
Namun pada tahun 2005, badai proton diamati mencapai bumi hanya sekitar 15 menit setelah pengamatan awal, menunjukkan kecepatan kira-kira sepertiga kecepatan cahaya.
Hal ini tentu saja meningkatkan risiko jilatan api matahari pada astronot dan memberikan tantangan desain pada insinyur saat merancang pesawat ruang angkasa jarak jauh, seperti yang hendak digunakan untuk melakukan perjalanan ke Mars.[]

Apa itu Komet? Komposisi, Pembentukan dan Kematiannya


komet
Komet adalah benda kecil ruang angkasa yang keberadaannya menarik minat banyak astronom seperti Sir Edmond Halley.Beberapa dekade kemudian, komet masih tetap menjadi misteri astronomi yang menantang.
Lembaga penelitian ruang angkasa di seluruh dunia melaporkan 3.628 komet yang diketahui dan telah dipelajari.Setiap tahun, rata-rata satu komet terlihat oleh mata telanjang melintas diatas permukaan bumi.
Menurut definisi yang diberikan oleh berbagai organisasi penelitian ruang angkasa, komet adalah badan (objek) ruang angkasa yang bergerak dalam orbit elips mengelilingi matahari.
Ketika komet melintas di sekitar bintang (mis: matahari) ekor yang seperti koma berubah menjadi terang.
Sebagian besar komet hanya terlihat melalui teleskop dan alat bantu lain, namun sebagian yang lain juga terlihat dengan mata telanjang.

Komposisi

Sebuah komet terutama terdiri dari es, debu, dan berbagai bentuk gas. Setiap komet umumnya memiliki komponen yang berbeda.
Bagian tengah sebuah komet yang terlihat seperti bola disebut sebagai inti. Inti terutama terdiri dari es dan gas beku.
Komponen beku juga mencakup senyawa lain, seperti amonia, metana, dan karbon dioksida. Karena komposisinya, inti komet menyerupai bola besar debu dan salju.
Sebagian astronom meyakini bahwa inti komet agak rapuh. Ini dibuktikan dengan beberapa komet yang pecah menjadi bagian lebih kecil tanpa alasan jelas, kecuali karena kecepatan yang sangat besar.
Komet memiliki orbit yang amat elips (lonjong). Ketika memasuki bagian dalam tata surya, inti beku mulai mencair.
Gas-gas dan air dalam inti menguap akibat radiasi bintang dan angin matahari.Kecepatan komet yang besar dan angin matahari mendorong partikel menguap menjauh dari inti.
Fenomena ini menyebabkan kemunculan ekor komet yang tampak seperti koma. Tingginya jumlah panas dan ion menyebabkan ekor tampak bersinar.

Pembentukan

Berdasarkan pembentukan atau kelahirannya, komet dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis.
Tipe pertama adalah komet jangka pendek yang berasal dari sabuk Kuiper sebagai objek ruang angkasa di luar orbit Pluto.
Komet jenis ini memasuki tata surya dan mengambil bentuk sebagai komet aktif dan bercahaya.
Tipe kedua adalah komet jangka panjang yang berasal dari awan Oort (terletak sekitar 50.000 tahun cahaya dari matahari).
Daya tarik gravitasi dari planet-planet di tata surya dan gaya gravitasi lainnya, menyebabkan komet tipe ini membentuk orbit elips.

Kematian

Studi mengungkapkan bahwa komet memiliki struktur yang rapuh. Sering komet tiba-tiba pecah akibat kecepatan gerak mereka.
Dalam proses orbitnya di tata surya, jumlah materi (es dan gas beku) pada komet semakin berkurang.
Setelah terus berkurang, komet akhirnya terpisah dan lebur ke dalam awan ruang angkasa. Sebuah komet mati lantas berubah menjadi asteroid atau objek ruang angkasa sejenis.
Kadang-kadang, komet menabrak planet lain ketika orbitnya saling bersilangan. Contoh yang paling terkenal sebagai komet Shoemaker Levy 9 yang menabrak Jupiter.
Komet Halley dikatakan merupakan salah satu yang paling indah. Komet lain yang juga indah adalah Hale-Bopp yang ditemukan tanggal 23 Juli 1995.[]

Apakah Perbedaan antara Bintang dengan Planet?


planet bintang
Pernahkah Anda menatap bintang di langit dan bertanya-tanya apakah objek tersebut merupakan bintang dan bukan sekedar planet seperti Venus atau Mars?Pertanyaan Anda mungkin berlanjut, apa sebenarnya perbedaan antara bintang dengan planet?
Perbedaan mendasar antara bintang dan planet adalah bintang memancarkan cahaya yang dihasilkan oleh reaksi nuklir di intinya, sedangkan planet nampak bersinar dengan memantulkan cahaya yang mengenainya.

Bintang

Sebuah bintang adalah massa gas yang diikat oleh gravitasinya sendiri.
Gravitasi ini terus ‘meremas’ bintang mencoba untuk membuatnya runtuh.
Namun, bintang tidak runtuh karena dicegah oleh tekanan radiasi dari gas panas di interior bintang sehingga mencapai satu keadaan yang disebut kesetimbangan hidrostatik.
Selama sebagian besar hidup bintang, panas dan radiasi dihasilkan oleh reaksi nuklir di bagian inti. Periode ini disebut pula sebagai fase utama.
Pada sebagian besar bintang, reaksi nuklir yang terjadi di inti merupakan jenis reaksi fusi inti hidrogen menjadi inti helium.
Fase utama bintang mirip dengan masa kehidupan dewasa hingga usia pertengahan pada manusia.
Apa yang terjadi setelah semua hidrogen berfusi menjadi helium dan fase utama berakhir akan tergantung pada massa suatu bintang.
Setelah semua hidrogen diubah menjadi helium, bintang mulai runtuh akibat gaya gravitasinya sendiri.
Bintang akan berkontraksi sampai terdapat tekanan yang cukup untuk menyalakan inti hidrogen.
Hal ini memicu fase berikutnya dari kehidupan bintang yaitu fase konversi hidrogen menjadi karbon.
Selama fase ini, lapisan luar bintang mengembang keluar dan bintang membengkak ke ukuran yang jauh lebih besar.
Kadang-kadang fase runtuh dan ekspansi terjadi sangat cepat dan proses ini disertai dengan ledakan yang sangat besar yang disebut supernova.
Ukuran yang membesar membuat bintang terlihat lebih terang tapi dengan suhu lebih dingin untuk kemudian menjadi raksasa merah (red giant).
Bintang dengan ukuran lebih besar dari matahari akhirnya akan runtuh menjadi bintang kerdil putih (white dwarf).
Pada fase berikutnya, bintang kerdil putih akhirnya akan mendingin dan menjadi bintang kerdil hitam (black dwarf).
Di sisi lain, bintang dengan massa yang sangat besar akan runtuh menjadi bintang neutron atau bahkan lubang hitam (black hole).
Beberapa bintang neutron kemudian berputar dan menjadi apa yang dikenal sebagai “pulsar.”
Sementara bintang mati tidak memancarkan cahaya tampak, mereka sering memancarkan radiasi seperti sinar gamma dan sinar-x.
Bintang diklasifikasikan oleh para astronom berdasarkan suhu permukaan mereka. Klasifikasi bintang adalah: O, B, A, F, G, K, dan M.
Suhu bintang berdasarkan klasifikasi ini berkisar kurang dari 3.500 derajat Kelvin (Kelas M, bintang merah) hingga 60.000 derajat Kelvin (Kelas O, bintang biru).

Planet

Berbeda dengan bintang, definisi planet sering dianggap tidak terlalu jelas sehingga memicu banyak perdebatan.
Asal usul kata “planet” berakar pada bahasa Yunani dan secara harfiah berarti “pengembara.”
Penamaan ini muncul karena orang jaman kuno melihat posisi planet yang selalu berpindah layaknya seorang pengembara.
Orang jaman kuno menganggap lokasi planet sering berubah sedangkan bintang nampaknya tetap berada di posisi sama tiap malamnya.
Itu sebab, mereka mengasumsikan objek langit yang berpindah posisi dari satu malam ke malam berikutnya adalah sebuah planet.
Namun, penjelasan ini tentu saja tidak memuaskan kita yang hidup di jaman modern.
Itu sebab, International Astronomical Union (IAU) mendefinisikan planet sebagai benda angkasa yang:
(a) mengorbit di sekitar matahari,
(b) memiliki massa yang cukup besar sehingga memiliki gravitasi yang bisa mengatasi “gaya tubuh kaku” (rigid body force) yang membuat planet berada dalam kesetimbangan hidrostatik (memiliki bentuk hampir bulat)
(c) mampu membersihkan jalur di sekitar orbitnya.[]

Siapakah Penemu Televisi? Sejarah Penemuan Televisi


tv1
Televisi memiliki sejarah panjang. Sulit untuk menentukan satu orang yang menemukan TV karena sejumlah individu berkontribusi pada penemuan televisi.Berikut adalah perjalanan panjang penemuan televisi.1870 sampai 1880
Pada tahun 1873, Willoughby Smith menemukan bahwa selenium adalah elemen fotokonduktif.
Pada tahun 1884, mahasiswa teknik asal Jerman, Paul Gottlieb Nipkow menciptakan disk scanning dan mematenkan sistem televisi mekanik pertama.
1900
Pada tahun 1907, Lee DeForest dan Arthur Korn mengembangkan desain praktis untuk teknologi amplifikasi tabung.
Pada tahun 1909, Georges Rignoux dan A. Fournier mendemonstrasikan transmisi seketika menggunakan drum cermin berputar sebagai scanner dan sel selenium sebagai penerima.
1911
Boris Rosing dan muridnya Vladimir Kosma Zworykin menciptakan sistem televisi menggunakan scanner drum cermin mekanik untuk transmisi dan tabung Braun sebagai penerima.1920
Zworykin menemukan dua sistem televisi dan menerima paten pada tahun 1923.
Namun, dia bukan satu-satunya yang dianggap menciptakan TV.
Philo Farnsworth menemukan image dissector dan pada tahun 1927 menunjukkan kemungkinan transmisi gambar listrik menggunakan alat mekanik.
1930
Baik Farnsworth dan Zworykin terus memperbaiki penemuan mereka dan keduanya mendapatkan paten atas penemuannya.
Penemuan mereka yang hampir bersamaan menimbulkan perdebatan siapa yang paling pantas ditasbihkan sebagai penemu televisi.
1939 Pameran Dunia
Pada Pameran Dunia 1939 di New York City, televisi membuat debut resminya dengan antara lain diisi pidato oleh presiden Franklin D. Roosevelt pada tanggal 30 April. Pameran tersebut disiarkan di NBC.
1948
Pada tahun 1948, Louis Parker menerima paten untuk penerima televisi (kanal) yang bisa diubah.[]

Nonton Televisi di Komputer: Cara Kerja TV Tuner


tv
TV tuner memungkinkan Anda menonton televisi pada komputer.Siaran TV dapat ditonton melalui Windows Media Player dengan kualitas gambar yang tidak kalah dengan televisi biasa.
TV tuner menerima sinyal TV dan biasanya dilengkapi dengan perangkat lunak yang harus diinstal pada komputer.Anda juga dapat menyimpan program televisi ke PC untuk kemudian melihatnya di waktu luang atau menyimpannya ke disk untuk ditonton di DVD player.
Jenis
TV tuner yang paling umum digunakan adalah PCI card. PCI card banyak disukai karena mudah dipasang dan berharga cukup murah. PCI card diinstal dalam slot PCI pada PC Anda.
Selain PCI card, tersedia pula USB TV tuner card. TV tuner jenis ini mudah diinstal dan dapat diandalkan.USB TV tuner card cukup ditempatkan dalam port USB pada PC Anda. TV tuner jenis ini lebih mahal dari jenis kartu lainnya.
Jika memiliki laptop, Anda harus membeli kartu yang cocok pada slot PCMIA laptop Anda.
TV tuner digital memungkinkan komputer untuk menangkap sinyal TV digital, sedang tuner hybrid dapat beroperasi sebagai tuner analog atau digital.
Cara kerja
Setelah Anda memasang TV tuner, hubungkan kabel untuk menerima sinyal TV.
TV tuner kemudian mengubah sinyal TV menjadi sinyal digital untuk dilihat pada komputer.
Di komputer, sinyal tersebut kemudian diubah ke dalam video MPEG. Setelah dikonversi ke MPEG, komputer kemudian membacanya menggunakan Media Player.[]

Apa itu Blu-ray? Sejarah & Informasi perihal Blu-ray


blu-ray
Pada tahun 1980-an, VCR (pemutar kaset video) merupakan cara populer untuk menonton film di kenyamanan rumah tanpa perlu pergi keluar.VCR populer untuk waktu lama sebelum akhirnya digantikan oleh DVD player.
DVD player segera populer karena menawarkan kepraktisan dan ukuran yang lebih kecil dibanding pendahulunya.Masa kejayaan DVD nampaknya juga akan segera digeser dengan teknologi baru yang disebut Blu-ray.
Semakin banyak pabrikan elektronik memproduksi Blu-ray player serta distributor film yang juga menyediakan film versi Blu-ray
Identifikasi
Blu-ray merupakan disk format optik yang dianggap menjadi generasi penerus DVD.
Blu-ray dirancang dengan format high definition (HD) dengan berbagai kemampuan seperti HD video playback, menulis (writing), dan merekam (recording).
Blu-ray menawarkan kemampuan penyimpanan lebih banyak dari DVD biasa. Blu-ray single layer bisa menyimpan data sekitar 25 gigabyte sedangkan blue-ray double layer bisa menyimpan hingga 50 gigabyte.
Pelopor
BDA, atau Blu-ray Disc Association, yang terdiri dari kelompok media terkemuka dan produsen komputer serta elektronik merupakan lembaga yang mengembangkan format untuk disk Blu-ray.
Kelompok pendiri terdiri dari lebih dari 180 perusahaan di seluruh dunia, namun dewan direksi saat ini terdiri dari perusahaan berikut: Walt Disney Pictures, Dell Inc, Warner Bros Entertainment, Apple Computer, Inc, Twentieth Century Fox, Hitachi, Ltd, Thomson Media, Hewlett Packard Company, Sun Microsystems, Inc, Matsushita Electric Industrial Co, Ltd, TDK Corporation, LG Electronics, Inc, Sharp Corporation, Royal Philips Electronics, Sony Corporation, Pioneer Corporation, Samsung Elektronic, Co, Ltd, dan Mitsubishi Electric Corporation.
Dukungan Audio dan VideoBlu-ray dapat mendukung berbagai codec video yang meliputi SMPTE VC-1, MPEG-2, dan MPEG-2 AVC.
Meskipun Blu-ray mendukung codec diatas, hal ini tidak berarti bahwa semua film akan dirilis dengan codec tersebut.
Pada akhirnya, studio film akan memutuskan format mana yang akan digunakan untuk film mereka.
Kode audio berikut ini juga didukung oleh Blu-ray: DTS-HD Master Audio, Linear PCM, Dolby TrueHD, Dolby Digital Plus, DTS-HD audio resolusi tinggi, dan Dolby Digital.
Koneksi Internet
Sebagian konsumen mungkin bertanya-tanya apakah mereka perlu memiliki koneksi internet untuk mengoperasikan Blu-ray player mereka.
Jawabannya tidak. Anda akan membutuhkan koneksi internet jika ingin men-download fitur tambahan seperti trailer film, serta fitur lain.
Jika Anda ingin mentransfer atau meyimpan salinan (kopian) dari film Blu-ray yang Anda suka, Anda juga akan membutuhkan koneksi internet.
Kelebihan Blu-ray
Salah satu keuntungan terbesar dari pemutar Blu-ray adalah kemampuannya memutar film HD.
Hal ini didukung pula dengan semakin banyaknya televisi yang juga mendukung format high definition.
HD menawarkan kualitas gambar terbaik dan memungkinkan pemirsa mendapatkan kepuasan maksimal saat menonton film.
Kelebihan lain Blu-ray adalah Anda bisa meng-kopi film yang Anda suka ke dalam disk.